Warga 2 Desa Keluhkan Jaringan PLN Tak Kunjung Menyala

Serumpuntimur.com,Muarasabak-Warga Desa Sungai Cemara dan Desa Air Hitam Laut mengeluhkan aliaran listrik. Masalahnya, meski aliaran listrik di Desa mereka telah terpasang hingga ke rumah-rumah, tapi sampai saat ini belum menyala.

Apalagi masyarakat telah membayar biaya pemasangan amper. Makanya, masyarakat mendesak Pemerintah dan pihak PLN agar aliran listrik di Desa mereka segera menyala. Keluhan ini juga disampaikan Camat Kecamatan Sadu, saat menyambut kedatngan tim safari Ramadan Pemda Tanjab Timur di Kecamatan Sadu (8/5).

“Selain ada Desa yang belum dialiri listrik, ada juga Desa, Desa Cemara dan Air Hitam Laut sudah terpasang semua jaringannya tapi sampai saat ini belum menyala. Dan ini menjadi keluhan masyarakat kami,”Helmi Agustinus Camat Kecamatan Sadu.

Menanggapi keluhan ini, Wakil Bupati Tanjab Timur H. Robby Nahliyansyah mengatakan, pemerintah sejauh ini selalu kordinasi dengan pihak PLN dan sudah meminta kepada PLN segera mengaktifkan jaringan listrik yang sudah terkoneksi.

Namun katanya, jaringan yang sudah dibangun namun belum teraliri listrik merupakan proses. Dan dipastikan segera menyala. Sebab, sampai saat ini Tanjabtim masih surplus listrik. Artinya tidak ada kendala dengan arus listrik sampai di Kecamatan Sadu atau Desa-desa terjauh.

“Ini saya pastikan akan menyala. Dan ini hanya persoalan proses. Jadi ini kami untuk bersabar dulu. Ini tidak ada persoalan, kita masih surplus,”ungkapnya.

Dilain sisi Wabup mengingatkan masyarakat, bahwa tanaman tanaman yang dilalui jaringan tidak ada ganti rugi. Dan masyarakat diharapkan bisa memahami ini. Jangan sampai pemasangan jaringan tertunda hanya karena persoalan tanaman tumbuh yang akan dilalui jaringan listrik.

Untuk diketahui, selama ini untuk penerangan dan menghidupkan peralatan elektronik, masyarakat Desa Sungai Cemara Air Hitam Laut dan beberapa Desa di Kecamatan Sadu menggunakan mesin disel. Hal ini sangat memberatkan karena biaya yang dikeluarkan sangat tinggi. Rata-rata satu bulan pengeluaran warga untuk membeli solar mencapai 1 setengah sampai 2 juta.(Rst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *