Banjir, 4,5 Hektar Nanas Mati di Mendahara Ulu

Lintas Daerah5 Dilihat

Serumpuntimur.com,Murasabak – Banjir yang terjadi di Desa Simpang Kiri, Kecamatan Mendahara Ulu, bukan hanya merendam puluhan rumah warga, ada 4,5 hektare lahan Nanas bantuan Pemerintah Daerah, terendam dan mati.

Sunarno, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Tanjabtim meyakini bibit nanas bantuan tahun 2018 untuk Kelompok Tani Desa Pematang Rahim mati akibat genangan air banjir yang terjadi di Desa Pematang Rahim.

Bibit Nanas yang telah ditanam semuanya telah terendam air hingga bibit tersebut tidak terlihat dipermukaan. Dipastikan bibit tersebut mati mengingat genangan air yang terjadi hampir dua pekan, dan Nanas tidak bisa bertahan didalam genangan air.

“Banjir yang terjadi di Mendahara Ulu, berdampak pada tanaman Holtikultura kita. Ada 4,5 hektar kebun Nanas kita terendam,”ungkapnya.

Bukan hanya kebun Nanas, tanaman lainnya seperti Kacang Panjang dan Cabai juga mati karena terendam. Namun belum diketahui berapa luasannya karena memang umumnya swadaya masyarakat.

“Tanaman disana (Mendahara Ulu), tanaman yang tidak bias bertahan saat terendam. Jadi kami yakini mati semua,”katanya.(Amir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *