Bawaslu Tanjab Timur Non Aktifkan 33 Anggota Panwascam dan 93 PPKD

politik, TERKINI4 Dilihat

Muarasabak, Berdasarkan Surat Edaran dari Bawaslu RI serta menindaklanjuti surat Ketua Bawaslu Provinsi Jambi tentang antisipasi pencegahan penyebaran wabah Corona Virus Desease atau Covid-19, maka Bawaslu Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) telah menonaktifkan sementara bagi 33 anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan 93 angota Panitia Pengawas Kelurahan Desa (PPKD).

Saat dikonfirmasi, Samsedi, S.Sos, selaku Ketua Bawaslu Tanjab Timur mengatakan bahwa, dalam Surat Edaran itu menjelaskan tentang penundaan pengawasan pada tahapan penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil WaliKota. Dan hal ini merupakan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Karena itu, anggota Panwascam dan PPKD di lingkup Bawaslu Tanjab Timur dinonaktifkan untuk sementara waktu,” katanya.

Untuk pengaktifan kembali bagi Panwascam dan PPKD tersebut, ujar Samsedi, pihak Bawaslu Tanjab Timur akan menunggu petunjuk dari Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi.

Kemudian Samsedi menghimbau, kepada anggota Panwascam dan PPKD yang dinonaktifkan sementara itu untuk tetap menjaga kesehatan, terutama mematuhi apa yang menjadi arahan pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Tetap di rumah meski tidak aktifitas. Dengan begitu, kita juga membantu memutus rantai penyebaran Covid-19,” himbaunya.

Sementara itu, Tarmizi, salah satu anggota Panwascam di Kecamatan Muara Sabak Barat mengatakan, dirinya telah menerima Surat Edaran terkait pemberhentian sementara dari Bawaslu Tanjab Timur. “Untuk sampai kapannya kami tidak tau, karena dari Surat Edaran tersebut tertulis sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” pungkasnya. (ST)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *