Cuaca Ekstrim Polairud Himbau Nelayan Tidak Melaut

TERKINI1 Dilihat

Serumpuntimur.co, Muara Sabak -Kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi disekitar perairan pesisir Tanjung Jabung Timur menjadi ancaman bagi masyarakat yang beraktivitas di Sungai maupun di Laut.

Dengan keadaan cuaca yang tidak menentu saat ini,Satuan Polisi Perairan dan Laut (Satpolairud) Kabupaten Tanjung Jabung Timur Jambi,memberi himbauan kepada Masyarakat agar sementara tidak melaut di area laut yang jauh dari pemukiman.

Kegiatan yang di komando langsung oleh Kapolairud AKP AS Daulay SH MH, Resort Tanjung Jabung Timur bersama anggota, serta Camat Muara Sabak Timur M Darohim SP,Perwakilan Dari dinas Kelautan dan Perikanan,KSOP,Perhubungan,TNI AL, Babinsa dan awak media.

Dengan menggunakan kapal Air pada hari Rabu awal bulan februari 2023,rombongan bertolak dari Mako Satpolairud menuju arah kampung laut guna menghimbau dengan menggunakan pengeras suara dan memastikan kepada seluruh masyarakat nelayan untuk tidak melaut di perairan dalam karena kondisi cuaca lagi tidak baik.

Selain itu himbauan juga diberikan kepada kapal-kapal yang melintas di perairan ini untuk berhati-hati saat perjalanannya.

Kapolairud Resort Tanjung Jabung Timur AKP AS Daulay SH MH menghimbau kepada seluruh masyarakat nelayan yang beraktifitas di sungai maupun perairan laut untuk sementara tidak melaut, karena cuaca masih ekstrim dan berubah-ubah.

“Jaga keselamatan untuk tidak berlayar kelaut karena gelombang masih tinggi dan sesuai kordinasi terkait,perkiraan cuaca jelang dalam dua Minggu kedepan masih membahayakan serta tidak dapat di prediksi.”jelasnya.

Terkait himbauan ini karena sekitar dua hari lalu sudah ada korban kapal pencari ikan dari Riau yang tenggelam dan ditemukan oleh Kapal yang melintas.”tambah Kapolairud.

“Hal-hal seperti ini yang harus kita hindari,agar kejadian ini tidak terjadi di pemerintahan dan hukum wilayah Tanjung Jabung Timur.

Dengan kejadian itu Kapolairud yang berpangkat pewira AKP tersebut, mengajak Dinas terkait bersama-sama pemerintah kecamatan serta menggandeng awak media untuk mensosialisasikan terkait bahaya cuaca ekstrim ini agar masyarakat tidak melaut untuk sementara waktu.(Hadi su)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *