Delapan Produk Kosmetik Dari Sihitam Yang Terbuang Disekitar Pabrik Sawit

Dahulu cangkang sawit (Elaeis guineensis Jacg) hanya dianggap sebagai limbah yang tidak termanfaatkan, banyak sekali ditemukan dan menumpuk disekitar pabrik CPO (Crude Palm Oil) atau minyak sawit mentah.

Bahkan, penggunaan cangkang sawit dahulunya hanya sebatas sebagai pengeras jalan, khususnya jalan menuju ke pabrik sawit serta sebagai bahan campuran makanan ternak. Dengan seiring perkembangan zaman, lambat laun cangkang sawit dimanfaatkan sebagai bahan bakar boiler oleh industri semen dan tekstil, dimana dalam bidang industri pembuatan arang aktif perkembangannya sangat lambat.

Dengan adanya ilmu pengetahuan dan teknologi, maka beberapa hasil samping pertanian kelapa sawit seperti cangkang sawit dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi, seperti cangkang sawit yang sangat potensial untuk diolah menjadi arang aktif. Selama ini masyarakat hanya mengenal arang aktif sebagai bongkahan hitam yang kotor untuk bahan bakar memasak saja.

Berdasarkan hasil penelitian dosen Universitas Jambi dengan Tim Dr. Syamsurizal, M.Si., Uce Lestari, M.Farm, Apt dan Drs. Faizar Farid, M.Si menyatakan bahwa “Arang aktif cangkang sawit memiliki kemampuan untuk membersihkan dan menyerap kotoran, debu, keringat, toksin, minyak pada kulit wajah dan badan, karena terdapat kandungan oksigen didalamnya, membuat daya absorbsinya menjadi kuat. Selain itu, arang aktif dari cangkang sawit ini memiliki pori-pori diameter dalam 3,2 nm dan terbukti memiliki daya serap dua kali lebih tinggi daripada arang aktif komersial (tempurung kelapa)”.

Dengan melihat potensi ini, maka cangkang sawit diolah menjadi suatu inovasi teknologi produk kosmetik untuk perawatan wajah dan badan berbasis arang aktif cangkang sawit. Dan dari delapan produk kosmetik yang sedang dalam proses perizinan BPOM untuk izin edarannya adalah seperti, sabun padat transparan dengan nama brand “ARKAWA Black Soap”.

Arkawa ini, telah dipamerankan secara perdana pada EXPO IBT (Inkubator Bisnis dan Teknologi) LPPM Universitas Jambi. Semoga dengan adanya izin edar Arkawa Black Soap dapat menembus pasar baik nasional ataupun Internasional.

Penelitian yang terkait produk kosmetik berbasis arang aktif cangkang sawit (masker gel peel off, lulur body scrub, bedak deodorant, deodorant roll on, pasta gigi, sampo, sabun padat transparan, facial wash) ini, telah dipublish baik pada Jurnal Internasional (AJPCR) ataupun Jurnal Nasional dan telah memiliki HAKI baik berupa hak cipta ataupun paten sederhana.

Diharapkan nantinya, dengan adanya produk kosmetik berbasis arang aktif cangkang sawit ini dapat membuka lapangan pekerjaan berupa industri kecil menengah kosmetik, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Jambi dalam peningkatan nilai tambah dari pemanfaatan limbah sawit yang banyak dihasilkan oleh pabrik sawit.

Penulis : Uce Lestari, S.Farm, M.Farm, Apt
Dosen Prodi Farmasi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *