Gigitan Anjing di Mendahara Ulu Positif Rabies

Lintas Daerah3 Dilihat

Serumpuntimur.com,Muarasabak – Pekan lalu, Mandak (56) warga RT 13, Dusun Teladan, Desa Pematang Rahim digigit anjing. Celakanya, setelah diperiksa oleh dokter hewan dinyatakan positif rabies. Sehingga, selain memberikan perawatan kepada Korban, Tim Kesehatan Hewan (Keswan) Kecamatan Mendahara Ulu melakukan Vaksin Anti Rabies terhadap anjing dan kucing.

Setidaknya ada109 ekor anjing dan 7 ekor kucing di Desa Pematang Rahim diberikan Vaksin Kamis (14/2). Pemberian vaksin oleh Keswan juga didampingi Babinsa, Desa Pematang Rahim Koramil 419-01/Muara Sabak, Pelda Lianri Lubis.

Kepala Desa, Pematang Rahim Samsuri mengatakan, pemberian vaksin terhadap anjing peliharaan warga ini guna mencegah penyebaran virus Rabies yang dapat menjangkiti penduduk desa melalui gigitan anjing, kucing maupun hewan peliharaan lainnya.

“Pemberian Vaksin oleh Keswan memang setiap tahun dilakukan. Tapi karena ada warga yang digigit anjing beberapa waktu yang lalu, makanya pemberian vaksin dipercepat,”ungkapnya.

Pemberian vaksin tidak semua Anjing dapat divaksin. Sebab, anjing tersebut liar. Makanya, sebelum pemberian vaksin Babinsa menghimbauan kepada warga agar ikut membantu kelancaran pelaksanaan pemberian vaksin dengan membantu menangkap anjing peliharaannya.

Selain itu, Pelda Lianri juga menghimbau warga yang memelihara anjing agar mengikat atau mengandangkan hewan peliharaannya serta selalu memperhatikan kesehatan dan pakan anjing peliharaannya.

“Anjing peliharaan sebaiknya diikat atau dikandangkan agar lebih mudah dalam memantau kesehatan dan mencegah tertular penyakit,” kata Pelda Lianri.

Ditempat terpisah, Danramil 419-01/Muara Sabak Kapten Inf Suharwo mengatakan, pendampingan pemberian vaksin terhadap hewan peliharaan warga oleh Babinsa adalah untuk mencegah terjadinya penyebaran penyakit rabies yang disebarkan melalui gigitan anjing, kucing ataupun hewan lainnya.

“Kita sengaja libatkan anggota kita, karena pemberian vaksin ini memang harus dilakukan. Jangan sampai ada penyebaran penyakit rabies akibat gigitan anjing,”katanya. (*/Ami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *