GP Ansor dan NU Jambi Serahkan Bantuan Korban Kebakaran

JAMBI – Tumpukan pecahan piring, sisa-sisa pakaian dan peralatan dapur yang hancur berserakan diantara puing sisa kebakaran di kawasan padat penduduk Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjab Timur Rabu (30/1/2021).

Hampir satu bulan berlalu, belum ada aktivitas pembangunan kembali. Sebagian besar korban kebakaran kini memilih tinggal menumpang di rumah-rumah tetangga dan kerabat. Sebagian lagi masih menumpang di posko di Kantor Desa.

Abdul Somad, relawan posko kebakaran menuturkan, kebakaran yang terjadi pada Selasa 8 Juni 2021 dini hari menghanguskan 148 rumah warga disana. Dalam hitungan jam, 400 warga kehilangan tempat tinggal.

Tak banyak yang bisa diselamatkan, harta berupa uang, perhiasan dan pakaian hangus,”Ada yang cuma tersisa pakaian di badan, perhiasan, uang kendaraan ada yang hangus,” kata Somad ketika dikunjungi Pengurus PW GP Ansor Jambi dan Fatayat NU Jambi Rabu siang.

Banyak warga yang kesulitan untuk membangun rumah baru. Bahkan memenuhi kebutuhan sehari-hari pun sulit. Peristiwa naas itu kata Somad juga dirasakan anak-anak dan balita.

“Pakaian, perlengkapan sekolah hangus. Kalau untuk bayi diprioritaskan sementara tinggal di rumah warga, karena kasihan kalau tinggal di posko,” kata Samad.

“Makanya kalau bantuan yang diberikan peralatan sekolah anak, perlengkapan bayi dan ibu itu sangat dibutuhkan untuk saat ini, termasuk kebutuhan dapur,” kata Samad.

Rabu siang Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor bersama Pengurus Fatayat NU menyerahkan langsung bantuan untuk korban kebakaran. Rombongan yang datang dari Kota Jambi membawa bantuan yang dititpkan warga dan kader Ansor dan Fatayat untuk korban.

Akses menuju lokasi kejadian ditempuh melalui jalur darat menuju Simpang Kiri, dari sana bantuan di angkut menggunakan perahu bermesin dengan estimasi perjalanan menempuh sungai Mendahara sekitar dua jam lamanya.

Setibanya di lokasi, bantuan peralatan sekolah, perlengkapan dapur, pakaian layak pakai untuk anak-anak dan perempuan serta susu dan pampers untuk balita langsung diangkut bersama warga menuju posko di Balai Desa.

Secara simbolis bantuan diserahkan kepada Kepala Desa Nurhidayah S.P.d oleh Juwanda selaku Ketua PW GP Ansor Jambi dan Suhaibatul Aslamiyah selaku kordinator penyaluran bantuan dari PW Fatayat NU Jambi.

Bantuan peralatan sekolah yang diserahkan kepada warga berupa Tas, buku tulis dan pulpen untuk siswa Sekolah Dasar dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), pakaian layak pakai titipan warga dan kader untuk para korban. Ada juga perlengkapan dapur seperti piring, sendok dan gelas. Serta sayur-sayuran berupa kentang dan bawang sumbangan dari kader NU di Kabupaten Kerinci juga langsung diserahkan ke Posko.

Bantuan lainnya yang bersumber dari hasil penggalangan yang dilakukan Pengurus Fatayat NU Provinsi Jambi adalah perlengkapan dan kebutuhan nutrisi untuk bayi berupa susu, popok dan kebutuhan perempuan lainnya.

“Alhamdulillah, bersama Fatayat NU, GP Ansor Jambi menyalurkan bantuan untuk masyarakat korban kebakaran di Desa Mendahara Tengah, Kec. Mendahara, Kab Tanjabtim yang menghanguskan 148 unit Rumah,” kata Juwanda.

“Barang yang disalurkan berupa, perlengkapan sekolah, peralatan dapur, kebutuhan bayi, kebutuhan perempuan, pakaian layak pakai, sayuran kentang & bawang,” sambung Juwanda.

Politisi muda yang kini duduk di Kursi Legislatif DPRD Provinsi Jambi ini juga menyempatkan diri mengunjungi para korban dan relawan di Posko korban kebakaran.

Juwanda juga mengunjungi beberapa kader NU yang turut menjadi korban kebakaran. Dalam kesempatan itu Juwanda menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah menyalurkan bantuan melalui rumah besar Pemuda Ansor Provinsi Jambi.

Proses distribusi bantuan langsung dilakukan oleh pengurus PW Ansor Jambi dan Banser. Hingga peroses distribusian ke Posko melewati akses dan medan jalan yang cukup sulit. Hingga harus melalui jalur air yang ditempuh dengan menggunakan perahu bermesin.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah mempercayai kami untuk menyalurkan bantuan tersebut, semoga menjadi amal ibadah buat kita semua,” katanya.

Ketua PW Fatayat NU, Sri Rahayu melalui Suhaibatul Aslamiyah, koordinator penggalangan dan distribusi bantuan korban kebakaran dari PW Fatayat NU Jambi mengatakan pihaknya lebih fokus menggalang bantuan untuk korban. Terutama perempuan dan anak dibawah umur.

Diharapkan dengan bantuan perlengkapan perempuan dan balita ini bisa membantu bagi para korban. Bantuan yang disalurkan atas kerjasama Pengurus Wilayah Fatayat NU dan pengurus PC Fatayat NU Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi sudah memberi amanah. Menyalurkannya melalui Fatayat NU Jambi.

“Bantaun yang kita serahkan lebih fokus untuk keperluan perlengkapan perempuan dan Anak terutama. Seperti pakaian untuk ibu dan anak-anak. Untuk balita seperti pampers bayi dan susu untuk nutrisi bayi,” Kata Suhaibatul Aslamiyah.

Nurhidayah, Kades Mendahara Tengah menyambut baik bantuan masyarakat yang telah disalurkan melalui PW GP Ansor Jambi dan Pengurus Fatayat NU. Bantuan tersebut dirasa sangat bermanfaat terutama bagi anak sekolah, kaum perempuan dan anak usai Balita.

Kepedulian dari masyarakat Jambi terhadap para korban tidak hanya bernilai materil. Tapi, juga menjadi dukuntan moril bagi para korban.

“Terimakasih sudah menyalurkan bantuan kepada warga kamiyang menjadi korban kebakaran. Semoga ini menjadi ladang pahala, amal baik untuk semua pihak yang sudah membantu,” kata Nurhidayah. (tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *