Inilah Berbagai Kesalahan Pemula Dalam Jualan Online 

HOT NEWS4 Dilihat

Banyaknya situs marketplace yang berkembang saat ini diimbangi dengan meningkatnya minat masyarakat untuk memasarkan produk jualannya secara online.

Akan tetapi, tak sedikit dari pemula yang kerap melakukan berbagai kesalahan dalam menjalankan bisnis onlinenya tersebut. 

Lantas, seperti apakah kesalahan dalam jualan online yang sering dilakukan oleh pemula? Nah, untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini. 

  1. Informasi Produk yang kurang Lengkap

Perlu diketahui, kelengkapan informasi pada sebuah produk merupakan salah satu daya tarik yang dapat memikat pembeli. Apabila informasi produknya kurang lengkap, maka jangan heran jika lapakmu akan sepi dari pembeli. 

Sebagai contohnya, kamu menjual sepatu yang tidak menyertakan ukuran dan bahan materialnya. Secara otomatis, hal tersebut akan membuat konsumen menjadi bingung saat hendak membelinya. Oleh karena itu, kamu harus lebih teliti lagi saat hendak mencantumkan spesifikasi produknya. 

Pastikan spesifikasi produk yang terkait sudah lengkap. Namun, kamu juga jangan terlalu panjang dalam memberikan informasinya. Dengan kata lain, buatlah informasi yang singkat, jelas, mudah dipahami, dan tentunya harus lengkap. 

  1. Tidak Update Stok Produk

Jika kamu jarang melakukan pengecekan produk, pastinya hal ini akan menimbulkan kesalahpahaman dengan pembeli. Contohnya, konsumen mengetahui bahwa stok produk yang di websitemu masih banyak, namun kenyataannya stok sudah habis. 

Sehingga kondisi ini dapat mengurangi kepercayaan pembeli dan nantinya akan memberikan review negatif terhadap lapak onlinemu. Maka dari itu, kamu harus rajin dalam melakukan update stok barangnya. 

  1. Metode Pemesanan yang Rumit

Tak jarang ada kasus konsumen yang mengeluh akibat rumitnya metode pemesanan pada sebuah toko online. Nah, hal inilah yang menjadi salah satu kesalahan paling sering terjadi pada pemula bisnis online. 

Disarankan bagi kamu untuk membuat metode pemesanan, informasi seputar pembayaran, hingga pengiriman dengan bahasa yang mudah dipahami. Selain itu, sertakan juga jika kamu menyediakan voucher yang dapat diklaim sekaligus caranya. 

  1. Respon yang Lambat

Memang tidak bisa dipungkiri lagi bahwa kebanyakan konsumen lebih suka terhadap pelayanan yang cepat dan tanggap. Seandainya kamu memberikan respon yang lambat, tentu saja konsumen akan malas dan tidak jadi membeli produknya. 

Respon yang dimaksud tidak hanya seputar produknya saja, melainkan juga mencakup adanya komplain dari pembeli. Dengan kata lain, kamu jangan sampai membiarkan pembeli menunggu respon yang terlalu lama. 

Seandainya ada komplain dari pembeli, kamu juga harus memberikan respon yang ramah dengan bahasa sopan. Selain itu, usahkan untuk mencari jalan keluar yang terbaiknya agar masalah tersebut tidak berlarut-larut. 

  1. Seolah Profesional Tapi Menghindari Interaksi

Sebenarnya para pembeli telah megikuti lapakmu di media sosial, sehingga mereka juga membutuhkan interaksi meski ala kadarnya. Interaksi yang dilakukan pun tak hanya seputar produknya saja, tapi juga dapat membahas berbagai hal yang terkait. 

Misalkan saja kamu berjualan online melalui platform Facebook, maka kamu dapat berinteraksi dengan pembeli melalui survei maupun kolom komentar. Selain itu, kamu juga harus lebih kreatif dan komunikatif lagi agar hubungan dengan pembeli semakin akrab. 

  1. Pelayanan yang Kurang Maksimal

Kesalahan berikutnya yang sering dilakukan oleh pemula dalam jualan online, yakni pelayanannya yang kurang maksimal. Ya, seperti respon lambat, kurang ramah, tidak informatif, dan salah paham yang terjadi dengan pembeli. 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *