Lima BPD di Desa Merbau Telah Ditetapkan

Muarasabak, Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), 2021-2027 Desa Merbau telah digelar. Lima Calon pemegang suara terbanyak dari tiap wilayah dan keterwakilan perempuan telah ditetapkan. Pemilihan yang diikuti 17 Calon ini berjalan aman, lancar dan demokratis.

Penetapan kelima BPD terpilih setelah melalui proses pemilihan secara langsung pada Minggu (21/2). Taufik terpilih mewakili wilayah I (Dusun Wijaya I dan Dusun Wijaya II), dengan prolehan suara 108. Ia unggul dari Efrizal yang mendapatkan suara 62 dan Erpendy yang mendapatkan 59 suara.

Untuk wilayah II (Dusun Ria I dan Dusun Ria II), Sambudi terpilih setelah mendapatkan suara terbanyak. Sambudi mendapatkan 69 dan diposisi kedua Suko Cahyono yang mendapatkan 37 suara dan Burhanuddin mendapatkan 36 Suara. Sementara Muhammad Safi’i mendapatkan 17 suara, Jaka Priyatna dan Juhri mendapatkan 12 dan 11 suara.

Wilayah III (Dusun Hidayah dan Dusun Makmur), yang iikuti tiga orang Calon menjadi milik Suryadi yang mendapatkan suara 142. Sementara dua Calon lainnya Amir mendapatkan 58 suara dan Darwis 47 suara.

Sementara itu, untuk keterwakilan perempuan yang memiliki dua kursi menjadi milik Rahmawati, S. Sos dan Inaga, S.Pd. Rahmawati mendapatkan 254 suara dan Inaga 168 Suara. Tiga calon lainnya, Zaenab mendapatkan 112 suara, Lily Mahcdalifah Daulay, S.Sos mendapatkan 53 suara dan Ayuni 43 suara.

“Alhamdulillah semua proses berjalan aman dan lancar. Dan setelah pemilihan kita langsung mengadakan pleno penetapan dan hasilnya kita telah menetapkan 5 Calon terpilih dari setiap wilayah dan keterwakilan perempua yang memiliki suara terbanyak,”ungkap M. Azhari Rohmad Ketua Panitia Pemilihan BPD Desa Merbau.

M. Azhari Rohmad menjelaska, pada pemilihan ini Desa Merbau menetapkan 3 wilayah pemilihan dan keterwakilan perempuan. Untuk wilayah pengabungan dua Dusun yang menempatkan 1 orang BPD disetiap wilayah. Dan untuk keterwakilan perempuan menempatkan 2 orang BPD.

“Untuk wilayah penggabungan dua dusun, sementara keterwakilan perempuan dipilih se-desa merbau. Pada pemilihan ini sesuai kesepakatan bersama, pemilih hanya 2 orang per Kepala Keluarga,”jelasnya.

Amiruddin Kepala Desa Merbau menambahkan, meskipun dalam Permendagri 110 tahun 2016 tentang BPD pasal 5 ayat 1 pemilihan BPD dapat dilakukan secara mufakat, tapi Desa merbau memilih melakukan pemilihan secara langsung. Tujuannya, agar semua masyarakat dapat berpartisipasi menentukan siapa BPD Desa Merbau 6 tahun kedepan.

“Untuk jumlah BPD Desa Merbau ada pengurangan dari Priode sebelumnya. Jika priode sebelumnya 9 orang, priode ini hanya 5 orang. Karena berdasarkan Permendagri 110 pasal 5 ayat 2, Desa yang memiliki masyarakat dibawah 3500 hanya memiliki 5 orang BPD,”jelasnya.

Sementara itu Ramli Kasi Pem Kecamatan Mendahara yang menyaksikan proses pemilihan di Desa Merbau, mengapresiasi seluruh proses pemilihan BPD di Desa Merbau dari awal hingga akhir. Menurutnya, keberhasilan dan kesuksesan panitia pemilihan BPD di Desa Merbau tidak terlepas dari pemahaman terhadap aturan yang cukup baik. Makanya tahap demi tahap dapat dilaksanakan dengan baik.

“Saya kira Desa Merbau ini cepat tanggap, dan paham menganalisa aturan dan juknis yang ada. Saya kira ini dapat dicontoh,”ungkapnya.

Ramli berharap, dengan telah ditetapkannya BPD Desa Merbau, maka tidak ada lagi kelompok calon A ataupun Calon B. Semuanya telah selesai. Kepada calon terpilih, Ramli meminta agar menjalankan tugas dan fungsinya sebaik mungkin demi kemajuan Desa Merbau.

“BPD tidak bisa jalan sendiri dan Kades tidak bisa jalan sendiri. Semuanuya harus jalan, sesuai dengan tugas dan funsinya. Jangan beranggapan BPD itu musuh Kades, begitu juga sebaliknya. Untuk panitia agar melaporkan hasil ini (pemilihan BPD) kepada Kades, agar dilanjutkan ke Kecamatan dan kami akan teruskan ke Kabupaten untuk diterbitkan SK oleh Bupati,”tandasnya. (ST)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *