PBB Tak Tercapai, ADD Desa di Pangkas 25 Persen

Muarasabak, serumpuntimur.co – Sekertaris Daerah (Sekda), Tanjab Timur Sapril meminta agar Desa yang capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), tidak mencapai 100 persen dipangkas Alokasi Dana Desa (ADD) nya sebesar 25 persen.

Penegasan itu setelah mendengar laporan realisasi PBB tahun 2021 cukup rendah. Hanya 76 persen.

“Coba Pak Kaban (Red_Kapala Badan Keuangan Daerah Tanjab Timur), tahun ini yang capaian PBBnya tidak tercapai dipotong ADDnya,”tegasnya Kamis (31/3) saat penyerahan SPPT dan DHKP PBB sektor Pedesaan dan Perkotaan Tanjab Timur.

Sekda meminta agar Badan Keuangan Daerah dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, membuat formula agar penegasan pemotongan ADD bagi

Desa yang target PBBnya tidak tercapai dapat dilaksanakan. Sebab, keberadaan PBB sangat menentukan besaran pendapatan daerah.

“Kita berharap tahun ini target PBB kita tercapai agar pembangunan kita dapat berjalan sesuai yang kita harapkan. PBB ini kan sebagai partisipasi kita dalam pembangunan daerah kita,”katanya.

Untuk diketahui selain penyerahan SPPT dan DHKP PBB Tahun 2022, Sekda juga memberikan piagam penghargaan kepada Camat, Lurah dan Kepala Desa berprestasi dalam penarikan PBB tahun 2021. (Rustam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *