Perekrutan Staf Bawaslu Tertutup, Diduga Ada Titipan Pimpinan

politik2 Dilihat

Serumpuntimur.com, Kota Jambi – Bawaslu sepertinya tidak memiliki asas keterbukaan dalam informasi. Terbukti dengan perekrutan tenaga staf kesekretariatan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Sipil (PPNPNS) tidak dibuka ke publik. Ini menunjukkan adanya indikasi titipan dari para Pimpinan Bawaslu.

Menanggapi hal itu, Komisioner KIP Provinsi Jambi, Hariyanto Prasetya Wibawa menyayangkan kejadian ini. Pihaknya menyebutkan di era keterbukaan informasi publik apalagi yang menyangkut hajat hidup, harusnya dilakukan secara terbuka dan di informasikan kepada publik. “Idealnya perekrutan itu harus terbuka dan memberi kesempatan kepada setiap orang untuk ikut terlibat,” katanya ketika ditemui di Kantor KIP Provinsi Jambi, Selasa (5/3/2019).

Ia mengatakan, hal ini tidak sesuai dengan apa yang sudah dilakukan, bahkan lembaga KIP sendiri sudah memberikan penghargaan kepada Bawaslu terkait informasi publik. “Ini tidak sejalan dengan apa yang terjadi saat ini,” kata pria yang akrab disapa Topan ini.

Terkait masalah ini, pihaknya memberi ruang kepada setiap orang untuk melaporkan kepada KIP terkait masalah ini. Apalagi jika orang tersebut sudah datang kepada Bawaslu dan tidak ditanggapi. “Silakan laporkan kepada kami ketika tidak ditanggapi oleh Bawaslu terhadap keterbukaan ini,” tukasnya.

Sementara itu, Al Fadli selaku Asisten Ombudsman Jambi mengatakan, jika ada perekrutan dilembaga pemerintah seharusnya memang dibuka seluas-luasnya dengan asas berkeadilan tanpa ada diskriminasi. Hal ini juga berkenaan dengan permanennya lembaga Bawaslu, beda ketika mereka masih dalam posisi adhoc. “Harus perekrutan terbuka ketika itu menyangkut lembaga negara,” katanya.

Ia menyebutkan, dalam perekrutan tidak ada diskriminasi. Apalagi jika memang disebutkan sarjana lainnya, ini berarti seluruh sarjana bisa memenuhi klausul itu. “Untuk apa staf masuk jika tidak mampu membantu kinerja pimpinan. Pada dasarnya staf itu dibutuhkan untuk membantu tugas pimpinan,” katanya lagi. (*/Rst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *