Rencana Lebarkan Jalan, Bupati Romi Temui Langsung Warga Rasau

Muarasabak, Jalan pasar Pelita Kecamatan Rantau Rasau segera dilebarkan. Pelebaran itu dimulai dari ujung jembatan pasar sepanjang dua kilometer arah Nipah Panjang. Karena pelebaran direncanakan menjadi 20 meter, dipastikan cukup banyak rumah dan ruko warga yang terdampak. Bahkan sejumlah bangunan permanen yang merupakan pertokoan dipastikan terpaksa dibongkar.

Melihat kemungkinan besarnya dampak pelebaran, Bupati Romi Hariyanto, Selasa (18/8/20) siang langsung datang di Kecamatan Rantau Rasau untuk menemui warga yang terdampak. Satu persatu Romi menyambangi mereka. Berdialog tentang rencana pelebaran jalan utama itu. Romi sempat berdiskusi antara lain dengan Ali, pemilik bengkel sepeda motor, Khairul yang juga pebengkel yang sudah 30 tahun berusaha di situ. Lalu H Irfanjoni pemilik toko Pelita Bunda.

Kepada bupati Romi, Irfanjoni mengungkap bahwa dia sama sekali tidak keberatan dengan rencana pelebaran. Apalagi yang terdampak bukan hanya dia sendiri melainkan cukup banyak warga lainnya.

“Kita sebagai warga mendukung apapun pembangunan yang dibuat pemerintah. Tentu itu untuk kebaikan masyarakat. Soal bangunan kami yang harus dibongkar kami ikhlas, sudah nasib mau diapakan lagi,”kata Irfanjoni kepada bupati.

Toko permanen Irfanjoni berdiri di atas jalur hijau. Bangunan itu dia beli dari tetangganya meski sampai saat ini tidak disertai sertifikat. Camat Rantau Rasau, Budi Wahyu, menjelaskan bahwa sebagian bangunan di sisi kanan pasar Pelita memang masuk jalur hijau. Namun saat mereka membangun dahulu, sebenarnya sudah diingatkan bahwa jika kelak akan digunakan warga bersedia membongkarnya.

Kepala Dinas PUPR Tanjab Timur, Risdiansyah menjelaskan bahwa perencanaan teknis pelebaran itu diupayakan di APBD perubahan tahun ini, sedang pembangunan fisiknya diupayakan tahun 2021.

Sementara itu Bupati Romi mengatakan bahwa rencana pelebaran itu guna mendukung percepatan peningkatan perekonomian Rantau Rasau khususnya.

“Sebagaimana kita ketahui, Rantau Rasau ini salah satu spot pertumbuhan ekonomi tertinggi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur ini,” pungkas Romi. (ST)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *