Satpas Polres Tanjab Timur Laksanakan Uji Praktik SIM C Dengan Skema Sirkuit Baru

TERKINI2 Dilihat

SERUMPUNTIMUR.CO, MUARASABAK-Polres Tanjab Timur. Pola Uji Pembuatan SIM C Makin Mudah, Satpas Polres Tanjab Timur Laksanakan Uji Praktik SIM C Dengan Skema Sirkuit Baru.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Republik Indonesia melakukan perbaikan dalam proses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM), terutama SIM C tahun 2023, sesuai dengan Keputusan Kakorlantas Polri Nomor: Kep/105/VIII/2023 tentang Ketentuan Pelaksanaan Uji Praktik Penerbitan SIM.

lintasan ujian praktik SIM saat ini telah diubah dari manuver berbentuk 8 menjadi berbentuk huruf S. Tidak ada lagi lintasan berbentuk zig-zag.

pengujian praktik lapangan dilaksanakan dengan cara peserta uji menjalankan kendaraan melintasi rangkaian lintasan yang tidak terputus sebagai simulasi situasi kondisi dan hambatan guna mengukur kemampuan dalam menguasai laju kendaraannya, yaitu:
a. uji pengereman/keseimbangan
b. uji u turn menghindari hambatan
c. uji tikungan kombinasi
d. uji rem menghindar

Sebagaimana Informasi yang kami dapatkan dari Kapolres Tanjab Timur melalui Kasat lantas Polres Tanjabtimur Iptu Agung Prasetyo S.Tr.K, S.I.K mengatakan Satpas Polres Tanjab timur melaksanakan uji praktik Motor dengan skema praktik baru untuk kali pertama.

Salah satu tujuannya untuk mempermudah birokrasi pelayanan, terutama dalam ujian praktik permohonan SIM, serta ujian praktik dengan skema perlintasan yang baru ini telah serentak se Indonesia.

“Gunanya adalah mempermudah agar masyarakat dapat mengikuti ujian dengan lebih mudah tapi tidak mengurangi kualitas tentang penguasaan kompetensi mengemudi itu sendiri,” ujarnya, Senin (14/08/23).

Lanjutnya Agung, Dengan perubahan bentuk sirkuit menjadi huruf S, diharapkan ujian praktik SIM akan lebih mudah dilakukan oleh peserta, tanpa mengurangi tingkat kesulitan yang seharusnya dihadapi dalam ujian.

Begitupun dengan perluasan lebar lintasan diharapkan peserta dapat menunjukkan kemampuan berkendara dengan lebih baik dan lebih aman.

“Diharapkan tingkat kelulusan ujian praktik SIM dapat meningkat, sekaligus menciptakan pengemudi yang lebih terampil dan bertanggung jawab di jalan raya,” tuturnya.

“Karena yang paling penting adalah bukan bagaimana skill mengemudi, karena itu sudah keharusan, tapi perilaku di jalan sehingga diharapkan masyarakat lebih tertib dalam berlalulintas,” tutupnya.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *