Performa Romi-Robby saat Debat Memuaskan Masyarakat

politik, TERKINI7 Dilihat

Muarasabak, Tidak hanya berhasil dalam menyelenggarakan program pembangunan nyata bagi masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), pasangan petahana Cabup-Cawabup Tanjabtim Nomor Urut 2 Romi Hariyanto dan Robby Nahliyansyah (Romi-Robby) juga berhasil memuaskan hati masyarakat dengan performanya yang apik saat Debat Publik yang digelar KPU Tanjabtim disalah satu Hotel Ternama di Kota Jambi, Senin malam (9 November 2020).

Warga menilai, dalam Debat Kandidat tersebut, program Merakyat Jilid II Romi-Robby sangat menyentuh langsung kepada masyarakat, terutama para nelayan dan petani. ‘’Romi dan Robby telah terbukti mensejahterakan masyarakat Tanjabtim dengan program Merakyatnya,’’ ungkap salah satu warga Kelurahan Nipah Panjang I, Kecamatan Nipah Panjang, Hasanuddin, Selasa (10/11/2020).

Perasaan puas ini pun juga diungkapkan oleh salah satu masyarakat petani di Desa Simbur Naik, Kecamatan Muarasabak Timur, Makki. ‘’Ya, kami sangat puas dengan apa yang disampaikan oleh Paslon nomor urut 2 Romi Hariyanto dan Robby Nahliyansyah pada Debat malam tadi. Karena saya selaku petani dari Desa Simbur Naik memang telah terbantu oleh Beliau (Romi-Robby, red) sejak ia memimpin. Maka dari itu saya yakin Pak Romi dan Pak Robby menang kembali pada Pilkada 9 Desember mendatang,’’ kata Makki.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu masyarakat Nelayan di Kelurahan Mendahara Ilir, Kecamatan Mendahara, Abdullah. Menurutnya, bahwa apa yang disampaikan oleh Romi Hariyanto dan Robby Nahliyansyah saat debat sangatlah lugas dan tegas. Para Nelayan, lanjutnya, sangat mendukung semua program Visi Misi Romi-Robby khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan.

‘’Apa yang disampaikan Romi benar, karena sektor perikanan telah menjadi penyumbang terbesar meningkatkan perekonomian masyarakat Tanjabtim. Ini baru Visi Misi, bukan hanya sekedar janji, bukan mengkhayal,’’ ungkapnya.

Dalam Debat Publik yang digelar secara Live dstasiun televisi itu, Romi dengan santai dan berpengalaman memaparkan Visi Misi ‘Merakyat Jilid II’. ‘’Insya Allah Visi Misi yang kita buat ini tidak bertentangan dengan kewenangan Pemerintah Provinsi maupun Pusat, dan Visi Misi inipun tetap mengacu RPJP Kabupaten Tanjung Jabung Timur,’’ kata Romi yang didampingi Robby.

Untuk mencapai Visi Merakyat, Romi menjelaskan, mereka membuat 4 Misi yang harus dijalankan. Pertama, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bertumpu pada sektor pertanian dan perikanan, yang mana sektor pertanian dan perikanan penyumbang terbesar nomor dua perekonomian di Tanjabtim. ‘’Kalau kita bicara masalah pertanian tentu tidak lepas dari insfratruktur, baik itu tanggul dan jalan-jalan produksi. Sektor ini juga mampu menyerap pekerja di Tanjabtim sebanyak 67 persen,’’ jelas Romi.

Lalu, Misi kedua yakni meningkatkan SDM yang unggul dan berdaya saing. ‘’Kita harus akui IPM Tanjabtim saat ini masih rendah, namun Alhamdulilah setiap tahunnya mengalami peningkatan. Terkahir mengalami peningkatan sekitar 0,012 persen yang tertinggi di Provinsi Jambi,’’ kata Romi yang saat Debat itu tanpa teks.

Langkah-langkah yang diambil untuk meningkatkan IPM di Tanjabtim, dijelaskannya dengan melaksanakan program yang telah disiapkan, mulai dari sarana dan prasarana pendidikan maupun kesehatan. ‘’Masih banyak program-program lainnya untuk meningkatkan IPM di Kabupaten Tanjabtim, namun jika dijelaskan secara rinci tentu waktunya tidak akan cukup,’’ ujarnya.

Kemudian, Misi ketiga adalah meningkatkan investasi daerah yang kompetitif dan lestari. ‘’Alhamdulillah investasi di Kabupaten Tanjabtim dari waktu ke waktu selalu naik, dari tahun 2016-2019 itu peningkatan investasi di Tanjabtim lebih dari 400 persen, sebesar 2,3 triliun,’’ tutur Romi. ‘’Ini bukan kerja kami sendiri, melainkan kerja sama tim yang terdiri dari masing-masing OPD, termasuk juga Pak Rasid dari bagian tim kami saat itu. Kedepannya, kami (Romi-Robby) sudah menyiapkan langkah-langkah bagaimana upaya kita meningkatkan investasi di Tanjabtim ini,’’ imbuhnya.

Untuk misi terakhir yaitu melaksanakan reformasi birokrasi guna meningkatkan pelayanan publik. ‘’Ini sebenarnya sudah kami lakukan dengan melakukan pemetaan dan penguatan organisasi, mengetatkan pengawasan, melaksanakan Anjab ABK yang pada akhirnya menempatkan seseorang seusai dengan tugas dan fungsinya, serta memberikan TPP dengan seluruh ASN di Tanjabtim sesuai dengan kemampuan daerah,’’ sebutnya. (ST)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *